Ekonomi

BGN Buka Suara soal Nasib 21.000 Motor Listrik Rp 1 Triliun

B
Budi Santoso
16 Jun 2026, 01:48 3 pembaca
BGN Buka Suara soal Nasib 21.000 Motor Listrik Rp 1 Triliun
Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara mengenai nasib pengadaan motor listrik sebanyak 21 ribu unit. Pembelian tersebut terjadi di era Dadan Hindayana menjabat Kepala BGN.
Namun, dalam perjalanannya, Dadan terseret kasus korupsi dan dicopot oleh Presiden Prabowo Subianto. Bagaimana nasib ribuan motor listrik tersebut?

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan fokus pihaknya saat ini seluruh barang-barang yang sudah dibelanjakan akan dimanfaatkan secara maksimal. Tidak hanya motor listrik, sejumlah pengadaan seperti laptop, kaos kaki, hingga kamera pengawas (CCTV) yang sudah terlanjur dibeli, akan dimanfaatkan penggunaannya.

"Secara keseluruhan bukan cuma motor, semua yang sudah dibelanjakan di 2025, sebenarnya kami inginnya itu dimaksimalkan. Kemarin kan sempat ada dibilang laptop dibilang IoT, CCTV dan sebagainya yang memang sudah terlanjur dibayar, dimaksimalkan," ujar Agustina di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026).

Pada 2026 ini, Arumsari menjelaskan akan menyisir ketat anggaran BGN. Ia memastikan tidak ada pengadaan barang baru jika fungsinya sama persis dengan barang-barang yang sudah terlanjur dibeli pada 2025 lalu.

Komentar (0)

Kamu harus login untuk meninggalkan komentar.

Masuk untuk Berkomentar

💬

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!